"Kami percaya, meskipun Sulawesi Tenggara kerap mengalami PSU, pada Pilkada kali ini, kita akan berupaya maksimal agar pelaksanaan berjalan lancar, dengan sedikit pelanggaran dan permasalahan, sehingga dapat melahirkan pemimpin yang mensejahterakan rakyat," ujar Afifudin.
Ia berharap agar kejadian PSU sebelumnya tidak terulang dalam Pilkada 2024, dan proses pemungutan suara dapat berlangsung tertib serta sesuai aturan.
Baca Juga: Mahkamah Agung Menangkan Warga Wawonii: Izin Tambang PT GKP Resmi Dibatalkan
Sementara itu, Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, menyampaikan pentingnya menjaga situasi yang kondusif menjelang Pilkada.
Ia juga menekankan perlunya persiapan matang oleh seluruh pihak terkait, termasuk pembentukan Pokja 2024.
