Dijelaskan, kronologis peristiwa tersebut bermula saat Carlos bersama selingkuhannya pergi jalan-jalan ke rumah temannya di Jalan Bendungan Medan Amplas.

Setiba di rumah temannya yang sedang kosong itu, pelaku membentangkan tikar di ruang tamu, lalu mengajak korban untuk tidur di sampingnya, namun korban menolak.

Baca juga: Keluarga Korban Minta ASN Mubar Terduga Pelaku Pencabulan Ditahan

“Pelaku mau ngajak korban tidur bersama, namun korban tidak mau karena mereka hanya berdua di rumah tersebut. Sehingga pelaku emosi dan melakukan penganiyaan kepada selingkuhannya tersebut," ujarnya.

Karena penganiyaan itu, korban mengalami luka di tangan kanan akibat digigit pelaku, badan membiru serta kepalanya luka dan memar.