"Saya ingin merefrest kembali masa-masa kecil, sehingga bisa menjadi semangat hidup di usia tua," ungkap Bahrim.

Baca juga: 7 Kapal Penumpang Sikeli-Kasipute Berlayar Tanpa Izin Trayek

Dari dua kandang yang dimilikinya, Bahrim memelihara sedikitnya 5.000 ekor bebek. Bebek-bebek peliharaanya berkualitas unggul, yang didatangkan langsung dari Mojokerto. Per harinya, ada 1.000 butir telur yang dihasilkan bebek peliharaanya itu.

"Telur-telur dijual hingga di Kendari," sebutnya.

Kata dia, memelihara bebek petelur bukan untuk mengejar keuntungan. Namun, hanya sebagai hobi. Hasil penjualan telur, diberikan pada pekerjanya.