"Kita sarankan pada Pemerintah Kota bahwa terkait dengan dana transfer dari pusat baik itu DID, kemudian DAK fisik, kemudian dana kelurahan, hendaknya bisa untuk mensupport penerimaan atau PAD sehingga saat membuat pembangunan, pembangunan ini bisa menjadi potensi penambahan PAD," ungkapnya.
Dia juga menambahkan, tahun 2020 ini tantangan yang dihadapi pemerintah pusat dan daerah sama yaitu, penggunaan dana COVID yang harus cepat dilaksanakan namun ada risiko salah sasaran. Dia meminta pengelolaan dana refocusing ini harus dilakukan dengan baik sehingga tidak terjadi penyalahgunaan.
Baca juga: Pegawai dan Jaksa Kejari Kendari Tes Urine
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukung Pemkot Kendari sehingga bisa meraih WTP selama 6 tahun berturut-turut.
"Untuk meraih ini butuh kerja keras, butuh koordinasi, butuh soliditas dari seluruh jajaran di Pemerintah Kota Kendari. Ini adalah hasil kerja keras bersama, semua stakeholder di Kota Kendari tak hanya pemerintah tapi juga DPRD Kota Kendari dan dukungan pihak eksternal," jelasnya.
