Fraksi PAN meminta transparansi dalam dasar perhitungan tersebut serta langkah-langkah konkrit yang akan diambil untuk memastikan pencapaian target pendapatan.
Baca Juga: Warga Kadia Kota Kendari Dibekali Pemahaman dan Penanganan Stunting
Belanja daerah yang dianggap menghawatirkan, meskipun terdapat peningkatan belanja daerah sebesar 5,34 persen, Fraksi PAN juga khawatir bahwa kas belanja tidak proporsional dan tidak mencerminkan kebutuhan masyarakat.
“Fraksi PAN mendorong agar belanja daerah benar-benar diarahkan kepada program-program yang prioritas dan terukur. Kami menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap realisasi belanja untuk mencegah pemborosan dan penyimpanan anggaran,” tegas Nasaruddin.
Selanjutnya evaluasi program yang tidak memadai, Fraksi PAN menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang sudah dilaksanakan sebelumnya.
