Baca juga: Hari Ini, Penambahan Positif COVID-19 di Sultra Sebanyak 226 Kasus

"Itu ada orangnya di RS dan pemerintah kota sudah mempersiapkan tempat pemakaman jenazah COVID-19," jelasnya.

Jika ada pihak keluarga yang protes atau tidak terima dengan diagnosa positif COVID-19 yang disampaikan pihak RS, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, kata dr Sukirman, akan menghubungi kepolisian sebagai bagian dari Tim Gugus Tugas COVID-19.

"Kemarin ada Kapolsek datang di RS dengan anak buahnya," sambungnya.

Sewaktu terjadi protes dari keluarga, kepada kepolisian yang berada di RS, dr Sukirman mengatakan jika menginginkan, keluarga dapat menyaksikan pengurusan jenazah, dari saat jenazah dimandikan hingga dimakamkan. Keluarga akan difasilitasi alat pelindung diri (APD).