"Untuk satgas ada dua dokter hewan yang bertanggung jawab atas vaksin ini, dibantu oleh menteri hewan, serta para medis perawatan hewan," ungkap Bahri, Rabu (28/6/2023).

Ia juga menyampaikan, tugas medis perawatan hewan ini didorong dengan menggunakan dana bantuan tak terduga (BTT), serta dalam pemeriksaan hewan kurban tak hanya diberi vaksin, hewan itu diberikan tanda identitas (ear tag).

Sementara itu, Dokter hewan Muna Barat, Muhni mengatakan, ear tag itu berguna untuk mengenali hewan atau identitas bagi hewan terutama sapi, namun tak selamanya sapi yang telah diberi ear tag siap menjadi hewan kurban, sebab hewan yang dipersiapkan untuk qurban apabila telah divaksin.

Baca Juga: Aplikasi OSS Permudah Pelaku UMKM di Muna Barat

"Ear tag hanya penanda seperti KTP kalau untuk manusia, satgas ini berjalan dari kemarin," pungkasnya.