PPKM yang dilakukan oleh pemerintah setiap minggu ternyata memberikan dampak yang cukup kronis bagi kalangan masyarakat, terkhusus para calon mahasiswa dari daerah dengan keadaan ekonomi kurang mampu yang memiliki cita-cita mengenyam pendidikan formal yang lebih tinggi.
23 calon mahasiswa yang akan berangkat kuliah ke Jakarta adalah putra putri dari pelosok daerah, yang mengharapkan bantuan biaya pendidikan (beasiswa KIP kuliah) dari pemerintah.
Namun, terdapat kendala utama dari sistem regulasi yang diterapkan oleh pemerintah, dimana mengharuskan tes PCR dengan penetapan tarif harga senilai Rp 525.000, sebagai syarat utama penerbangan.
Baca Juga: Usai Ditangkap, Ustaz Yahya Waloni Dilarikan ke RS karena Lemas
