Pendidikan Tommy sangat beragam dan mencakup beberapa universitas ternama. Ia menempuh pendidikan sarjana di Haverford College, Pennsylvania, dengan fokus pada sejarah. Selanjutnya, Tommy melanjutkan studi master di John Hopkins University di bidang hubungan internasional dan ekonomi internasional, seperti dilansir dari CNBC Indonesia.

Ia juga sempat belajar di School of Advanced International Studies, Washington DC.  Karier Tommy dimulai sebagai wartawan pada tahun 1993, sebelum akhirnya beralih ke dunia keuangan sebagai analis di Whetlock NatWest Securities di Hong Kong.

Pada tahun 2006, ia bergabung dengan perusahaan pamannya, Hashim Djojohadikusumo, di Arsari Group, di mana ia menjabat sebagai Deputy CEO di perusahaan agribisnis tersebut. Pengalaman kerja yang beragam ini membuatnya memiliki pandangan yang luas dan mendalam tentang berbagai aspek ekonomi dan bisnis.

Sementara mengutip Tempo, selama dua bulan terakhir, Tommy telah menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, terkait tata kelola fiskal dan siklus APBN.

Baca Juga: Nama Eks Kajati Sulawesi Tenggara Patris Yusrian Jaya Ikut Dipanggil KPK, Dugaan Korupsi Lingkup DJKA Kemenhub