Sementara Dirut PD Pasar Asnar mengungkapkan, sejak lama pihaknya telah berupaya menghidupkan Pasar Nambo tersebut. Namun pedagang tetap tidak mau mengisinya dengan alasan sepinya pembeli.
Baca Juga: Pengadilan Negeri Kendari Didemo Terkait Sengketa Tanah Lapangan Golf
Baca Juga: Kajian Antar Daerah, Pemkab Butur Kunker ke Buteng
“Kita sudah melakukan beberapa kali sosialisasi kepada para pedagang, agar bisa melakukan proses jual beli di pasar tradisional itu, tapi hasilnya masih sama,” tuturnya.
Menaggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari LM Rajab Jinik mengaku menyayangkan hal itu.
