Baca juga: Guru Dimutasi Harus Jalankan Tugas, Enam Bulan akan Dievaluasi Kembali
Baca juga: Buntut dari Komite CSR Vale, DPRD Kolaka Bakal Lakukan RDP Jilid II
Akibat adanya penyekatan di perbatasan itu, selain mengurangi pendapatan, juga kerap terjadi gesekan antar sopir Raha dan Wamengkoli. Bahkan, pria yang kerap disapa Abang itu pernah menjadi korban penganiayaan saat berembuk bersama sopir Wamengkoli di terminal.
"Saya ditikam dan diparangi pakai samurai. Ada 41 luka tusukan di badanku," ujarnya.
Sudah dua hari mereka melakukan mogok. Mereka mengadu ke Dishub Muna agar apa yang menjadi aspirasi dapat disampaikan ke Dishub Sultra.
