Namun setelah ia memposting cuitan kedua terkait komitmennya, saham Twitter kembali merangkak.
Baca Juga: 5 Negara dengan Inflansi Paling Stabil, Termasuk Indonesia?
Guna mengungkap data yang dibutuhkan, Musk menyatakan timnya akan mengambil sampel acak 100 follower Twitter.
"Jika kita bersama-sama mencari tahu persentase bot/duplikasi persentase pengguna, kita mungkin bisa mendapatkan jawaban yang bagus," ujar Musk.
Sebelumnya, Elon Musk resmi membeli Twitter dengan harga 44 miliar dollar AS atau sekitar Rp 634 triliun, Selasa (26/4/2022).
