Petugas kepolisian pun sedang melakukan penyelidikan tewasnya bocah itu.
Kapolres Nias Selatan, AKBP Arke Furman Ambat mengatakan bahwa pihaknya mengakui warga tidak mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang datang melihat jasad korban.
Menurutnya, kedatangan warga yang cukup ramai itu, karena tampak antusias melihat pembunuhan anak di bawah umur. Meskipun warga tidak menaati aturan prokes.
Baca juga: Soal Amdal RSUD Busel, Pemda: Jika Tak Dilaksanakan DAU dan Pinjaman Terancam Disanksi
"Iya, banyak warga yang melihat jasad korban hingga Prokes itu sudah tidak diperhatikan lagi," ujarnya.
