Baca Juga: Rektor UHO Dukung Permendikbudristek Soal Kekerasan Seksual di Kampus

Fina Amalia, salah satu dosen sekaligus panitia seminar internasional tersebut menyebutkan, FIB menghadirkan 16 pembicara dalam kegiatan ini yang berlangsung selama dua hari.

"Kami mengundang 16 pembicara, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain Indonesia, kami juga bersinergi dengan institusi dari Amerika, India, Korea, Polandia, Malaysia, dan Prancis," sebutnya.

Pasca terselenggaranya seminar internasional ini, pihak FIB UHO berharap, selain membuat masyarakat siap menghadapi era Society 5.0 dalam aspek bahasa, sastra, budaya, dan pendidikan, juga adanya pempublikasian produk bahasa dan budaya bertaraf internasional, serta mendapatkan kolaborasi jangka panjang dengan stakeholder terkait. (A)

Reporter: Apriliana Suriyanti