SURABAYA, TELISIK.ID - Tokoh senior Partai Golkar, Ridwan Hisjam menanggapi dingin adanya usulan pemecatan untuk kader senior yang mengusulkan adanya munaslub melengserkan Ketum Airlangga Hartarto.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Firman Soebagyo meminta Ketua Dewan Etik memproses dugaan pelanggaran kader yang mengembuskan wacana musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Ada dugaan kader senior tersebut tidak menjalankan dan mengamankan keputusan tertinggi Munas 2019.

Firman menilai munaslub yang diwacanakan sekelompok orang merupakan gagasan keblinger. Serta dianggap menyesatkan bagi seluruh kader partai berlambang pohon beringin. Menurut pria yang akrab dipanggil Tatok ini, pernyataan Firman tersebut terlalu dini.

Baca Juga: Memprihatinkan, Faktor Ekonomi Penyebab Perceraian di Bojonegoro Tembus 1000 Lebih

"Dia itu (Firman Soebagyo) itu terlalu cepat jadi DPR RI," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (17/7/2023).