KENDARI, TELISIK.ID – Stok vaksin Jembrana di Sulawesi Tenggara masih tersedia, namun pelaksanaan vaksinasi sapi tertunda akibat belum adanya persetujuan dari pemerintah daerah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, hingga Januari, tercatat satu ekor sapi mati akibat Jembrana di Kabupaten Bombana.
“Sementara di kabupaten lain tidak ada laporan kematian sapi,” jelas Rusdin Jaya.
Baca Juga: Respons Warga Kendari Pasca Larangan Jual Eceran LPG 3 Kg
Meskipun kasus kematian ternak akibat Jembrana tergolong rendah, upaya pencegahan melalui vaksinasi masih terkendala. Menurut Rusdin, vaksin sebenarnya sudah tersedia, namun pelaksanaannya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah daerah.
