Polda Sulawesi Tenggara jawab keluhan warga Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Foto: Ist.

 

Wakapolda Sulawesi Tenggara merespon dengan memberikan solusi konkret, mengajak partisipasi masyarakat dalam penanganan narkoba, dan mendorong kerjasama antara instansi terkait.

Brigjen Dwi Iriyanto menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam penanganan narkoba. Dia juga mengatasi masalah miras dengan mendata penjual miras dan mengaktifkan Pos Kamling untuk mencegah kehadiran begal. Usulan pendirian Polsek baru juga diajukan sebagai langkah preventif.

Baca Juga: Tim Resmob Polda Sulawesi Tenggara Berhasil Bekuk 3 Spesialis Curanmor di Kota Kendari

Dalam konteks Pemilu 2024, Wakapolda Sulawesi Tenggara mengingatkan pentingnya pemilu yang damai. Dia meminta ketua RT dan lurah membuat baliho dan spanduk untuk mempromosikan pemilu yang aman dan damai. Selain itu, masalah parkiran liar juga ditangani melalui kerjasama antara Kapolsek, Bhabinsa, dan Satpol PP Kota Kendari.