Atas dasar tersebut puluhan jurnalis dari media online, cetak, maupun televisi tidak dapat melaksanakan tugas peliputan terhadap hadirnya 105 TKA yang akan landing di Bandara Halu Oleo Kendari.

Selain itu, sejumlah wartawanpun merasa kecewa dengan larangan untuk melakukan tugas peliputan tersebut.

Dengan larangan itu, wartawan hanya melakukan peliputan di perempatan Ambaipua, Konawe Selatan.

Kebijakan tersebut berbanding terbalik dengan pekan lalu (23/6/2020), saat TKA gelombang pertama masuk di Sultra.

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim