KENDARI, TELISIK.ID - Hingga Oktober 2021 kasus demam berdarah (DBD) di Kota Kendari tercatat mencapai 176 kasus, 3 diantaranya meninggal dunia.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir meminta agar masyarakat mewaspadai DBD terlebih pada Desember mendatang, dimana akan memasuki musim penghujan.

Diketahui, pada saat musim penghujan populasi Aedes aegypti yang merupakan penyebab demam berdarah akan meningkat karena telur yang belum menetas akan menetas saat habitat perkembangbiakannya mulai tergenang air hujan, sehingga memicu peningkatan penularan penyakit DBD.

“Masyarakat harus waspada terhadap penularan DBD dimana pada bulan Desember akan memasuki musim penghujan,” kata Sulkarnain Kadir, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: DBD di Kendari Meningkat hingga 176 Kasus, Fogging Bukan Solusi