KENDARI, TELISIK.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan rencana ambisius untuk mengubah sumber energi dari batu bara menjadi gas demi memenuhi kebutuhan listrik bagi fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) di Sulawesi.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung program pengurangan emisi karbon serta menyediakan energi yang lebih bersih dan efisien untuk industri smelter yang sangat bergantung pada pasokan listrik yang besar.
Rencana ini akan melibatkan penarikan pipa gas dari Selat Makassar menuju Palu, Sulawesi Tengah. Di Palu, pemerintah akan membangun pembangkit listrik tenaga gas (PLTGU) yang baru, yang kemudian akan mengalirkan energi melalui jaringan transmisi ke berbagai smelter di Sulawesi, seperti dilansir dari katadata.co.id, Rabu (7/8/2024).
Gas untuk pembangkit ini akan dialokasikan dari berakhirnya kontrak gas bumi Donggi Senoro pada tahun 2027, dengan kapasitas sebesar 337 MMSCFD. Gas tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun PLTGU Wellhead baru dengan kapasitas mencapai 1.800 MW.
Baca Juga: 5 Warisan Jokowi Bidang Ekonomi Sebelum Serahkan Tahta ke Prabowo
