140 Mahasiswa Dipastikan Gugur Seleksi Penerimaan Beasiswa

Hir Abrianto

Reporter Bombana

Kamis, 12 November 2020  /  10:14 am

Suasana pemberkasan beasiswa Gembira Cerdas. Foto: Hir/Telisik

BOMBANA, TELISIK.ID - Sebanyak 140 mahasiswa pendaftar beasiswa Gembira Cerdas Pemerintah Kabupaten Bombana, dipastikan gugur dari daftar penerima bantuan tersebut.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Andi Muhammad Arsyad menegaskan, kuota yang bakal ditetapkan sebagai penerima bantuan program unggulan Tafdil-Johan ini hanya 500 orang saja.

Sementara berdasarkan laporan panitia Gembira Cerdas pada gelombang II tahun 2020 ini, terdapat 640 mahasiswa yang mendaftar dan memperebutkan peluang menerima uang tunai senilai Rp 3.000.000.

"Ini adalah hasil seleksi berkas, dimana jumlah pendaftar sebanyak 640 orang, dan yang lulus dalam seleksi berkas sekitar 620 orang. Yang gugur seleksi berkas sebanyak 20 orang. Kuota kita hanya 500, jadi selebihnya pasti gugur," ungkap Andi Muh. Arsyad, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Kapolres Imbau Masyarakat Cerdas Menilai Postingan di Medsos

Hal ini disampaikan secara terbuka melalui surat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bombana, Nomor: 422.5/1791 /2020, tanggal 11 November 2020 perihal Penyampaian Hasil Seleksi Berkas Pendaftaran Beasiswa Gembira Cerdas Tahun 2020 Tahap II.

Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Sosial ini menegaskan, dari hasil seleksi berkas ini, panitia masih memiliki tahapan lainnya, terutama pada evaluasi dan verifikasi faktual di lapangan. Dan itu sangat berhubungan dengan setiap peserta.

"Jelasnya masih ada tahapan lagi setelah penyampaian dan pengumuman seleksi berkas, yakni verifikasi faktual dan evaluasi, itu yang akan menentukan siapa yang berhak," jelasnya.

Untuk diketahui, syarat utama untuk mendapatkan beasiswa Gembira Cerdas ini adalah mahasiswa yang tidak mampu dan memiliki nilai IP minimal 3.0. (B)

Reporter: Hir Abrianto

Editor: Haerani Hambali

TOPICS