Alor Selatan NTT Diterjang Banjir Bandang, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Berto Davids

Reporter Kupang

Kamis, 04 November 2021  /  10:02 am

Banjir bandang di Kecamatan Alor. Foto: Ist.

ALOR, TELISIK.ID - Curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Kabupaten Alor, Rabu (3/11/2021) petang hingga malam.

Tingginya curah hujan menyebabkan bencana banjir melanda Dusun 02, Desa Malaipea, Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor, NTT.

Tak hanya itu tanggul Sungai Paliwang yang sedang dalam tahap pengerjaan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP) pun jebol dan menyebabkan beberapa rumah warga serta tanaman terkena luapan air.

Tidak ada korban jiwa dan peristiwa ini. Namun sejumlah warga mengalami kerugian material.

Data yang dihimpun Telisik.id dari BPBD Alor menyebut, ada tiga rumah warga di RT 08/RW 04 Dusun 2 Desa Malaipea yang berdampak banjir dan mengalami rusak berat. Di antaranya rumah Kornelis Kamenglehi, Yonathan Nendegolu dan rumah milik Agustina Kamenglehi

"Kerugian akibat bencana banjir tersebut dapat diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," kata Kepala BPBD Alor, Ambrosius Kodo melalui keterangannya kepada awak media.

Selain kerusakan rumah tinggal, kata Ambrosius, juga ada kerusakan lahan pertanian dan perkebunan, akses jalan serta jembatan penghubung Desa Malaipea dengan Kecamatan Alor Tengah Utara.

"Saat ini warga yang rumahnya rusak berat mengungsi di rumah Nahum Padafing di RT 08/RW 04, Dusun 2, Desa Malaipea," ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Malipea, Lasarus saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa banjir yang melanda wilayahnya itu mencapai ketinggian 3 meter.

Ia juga menyebut bahwa banjir tak hanya merendam rumah warga tetapi juga persawahan warga hingga mengalami rusak parah.

"Bukan hanya rumah atau jalan yang rusak tetapi persawahan juga hancur parah," kata dia.

Baca Juga: Kejahatan Seksual pada Anak di Konsel Meningkat, Berawal dari Medsos

Baca Juga: Akibat Lampu Motor Tidak Menyala, Dua Kendaraan Bermotor Saling Tabrakan

Dia pun mengaku telah mendata dan melaporkan semua kerusakan akibat banjir kepada Pemerintah Kecamatan untuk diteruskan ke Pemerintah Kabupaten.

Informasi yang diperoleh Telisik.id, Kamis (4/11/2021), beberapa jam pasca banjir di Desa Malaipea ini, air sudah mulai surut karena berkurangnya intensitas hujan.

Banjir juga sempat menggenangi rumah warga namun saat ini sudah surut dan badan jalan penghubung dari Desa Welai Selatan menuju Desa Malaipea saat ini sudah dapat dilewati. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Haerani Hambali