Investor Jepang Siap Kelola Tanaman Kelor Muna Ribuan Hektare untuk Serap Karbon

Sunaryo

Reporter Muna

Selasa, 17 Februari 2026  /  6:44 pm

Bupati Muna, Bachrun Labuta, dan Wakil Bupati La Ode Asrafil Ndoasa rapat bersama investor asal Jepang. Foto: Sunaryo/Telisik

MUNA, TELISIK.ID - Investor asal Jepang tertarik dengan kesuburan tanah Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Mereka berencana akan berinvestasi dalam pengembangan tanaman kelor.

Bupati Muna, Bachrun Labuta, menyambut baik rencana investor dari negeri Sakura. Dari dua kali pertemuan, calon investor akan memgembangkan tanaman kelor seluas ribuan hektare dengan skema pemberdayaan masyarakat.

"Tanaman kelor itu akan dikelola sebagai penyerap karbon," kata Bachrun, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga: Kebutuhan Pembukaan Bulan Puasa, Harga Pisang di Muna Melonjak Naik

Model pengelolaanya adalah masyarakat yang memiliki lahan akan dilakukan pendampingan oleh investor dalam menanan kelor. Daun dan biji kelor nantinya akan dibeli oleh investor.

"Lahan tetap milik masyarakat. Investor tinggal melakukan pembinaan saat dilakukan penanaman," ujar Bachrun.

Baca Juga: Dua Desa di Muna Tuntas Laksanakan Pilkades PAW, Dua Berproses dan Satu Buka Pendaftaran Ulang

Kelor (Moringa oleifera) adalah penyerap karbon dioksida (Co2) yang sangat efisien, mampu menyerap karbon melalui daun dan menyimpannya di dalam tanah. Selain itu, biomassa kelor (biji dan daun) dapat diolah menjadi karbon aktif (arang aktif) untuk menjernihkan air.

Penanaman pohon kelor juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan memitigasi perubahan iklim. (C)

Penulis: Sunaryo

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS