Kepala SMPN 1 Wangi-Wangi Wakatobi Meradang Diterpa Informasi Siswa Tolak MBG
Reporter
Rabu, 04 Februari 2026 / 8:39 pm
Isu penolakan MBG oleh Siswa SMPN 1 Wangi-Wangi ramai di media sosial Wakatobi, Kepala Sekolah beri bantahan. Foto : Zulkifli Herman T/Telisik
WAKATOBI, TELISIK.ID – Informasi penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh siswa-siswi SMP Negeri 1 Wangi-Wangi yang beredar di media sosial membuat kepala sekolah setempat meradang.
Informasi yang beredar luas itu menyebutkan bahwa makanan MBG tidak sehat, cepat basi, berbau busuk, serta menuding adanya praktik korupsi pada dapur MBG di Wakatobi.
Informasi tersebut diunggah oleh akun peserta anonim dan mendapat ratusan reaksi hanya dalam hitungan beberapa jam, sehingga memicu perhatian dan perbincangan publik.
Namun, unggahan itu tidak disertai identitas siswa, bukti pendukung, maupun pernyataan resmi dari pihak sekolah.
Baca Juga: Mandala Waluya Kendari Kerahkan 575 Mahasiswa KKN Tematik di 50 Desa Konawe Selatan
Kepala SMPN 1 Wangi-Wangi, La Ode Mahadulah, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak pernah menerima laporan atau keluhan dari siswa terkait kualitas makanan MBG sebagaimana yang dituduhkan dalam unggahan tersebut.
“Saya klarifikasi, siswa mana yang mengatakan makanan MBG tidak sehat, cepat basi, berbau busuk, dan menyebut dapur MBG di Wakatobi lebih banyak korupsinya. Saya sebagai kepala sekolah SMPN 1 Wangi-Wangi belum pernah mendengar keluhan siswa seperti itu,” tegasnya saat dikonfirmasi via whatsApp, Rabu (4/2/2026).
Mahadulah juga membantah tudingan bahwa SMPN 1 Wangi-Wangi menolak program MBG. Menurutnya, sekolah justru mendukung penuh dan telah menyatakan kesiapan secara resmi.
“SMPN 1 Wangi-Wangi tidak mungkin menolak MBG. Bahkan kami sudah menandatangani MoU untuk pelaksanaan MBG dan siap menerima di SMPN 1 Wangi-Wangi,” ujar Mahadulah.
Lebih lanjut, Mahadulah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada pemerintah pusat atas program MBG yang dinilainya membawa manfaat langsung bagi peserta didik.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, terutama Bapak Presiden (Prabowo Subianto), atas program MBG ini. Di SMPN 1 Wangi-Wangi siswa telah menikmati program tersebut,” tambahnya.
Mahadulah mengimbau masyarakat lebih bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial serta tidak menyampaikan tudingan tanpa data dan sumber yang jelas.
Ia juga menegaskan terbuka terhadap kritik dan evaluasi sepanjang disampaikan melalui mekanisme yang resmi dan dapat dipertanggungjawabkan. (C)
Penulis: Zulkifli Herman Tumangka
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS