UHO Kendari Kukuhkan 782 Lulusan, Terapkan Sistem Wisuda Fleksibel Berbasis Kuota

Erni Yanti

Reporter

Kamis, 12 Februari 2026  /  7:22 pm

Sejumlah wisudawati mengabadikan momen bahagia usai menjalani prosesi wisuda di kampus UHO Kendari, Kamis (12/2/2026) . Foto: Erni Yanti/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Doktor ke-47, Magister ke-76, Profesi Dokter ke-43, dan Sarjana ke-109.  

Sebanyak 782 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Kendari, Kamis (12/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, menyampaikan rasa bangga atas capaian akademik para lulusan.  

Ia menegaskan bahwa keberhasilan yang telah dicapai merupakan hasil kerja keras mahasiswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para dosen dan tenaga kependidikan.

“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat. Ilmu yang diperoleh harus menjadi bekal untuk memberi manfaat dan menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Baca Juga: SMPN 10 Kendari Borong 5 Piala di LKBB Rajayansa I Antar SMP Se-Sultra

Dari total 782 lulusan, Program Pascasarjana meluluskan 23 Doktor dengan rata-rata IPK 3,90 dan 16 Magister dengan rata-rata IPK 3,78. Lulusan lainnya berasal dari 14 fakultas di lingkungan UHO, termasuk 40 lulusan Profesi Dokter dari Fakultas Kedokteran.

Lulusan terbaik tingkat universitas diraih oleh Eki Rahmawati dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara (S1) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 5 bulan.  

Selain itu, sejumlah lulusan Pascasarjana dan fakultas mencatatkan IPK sempurna 4,00, menandai kualitas akademik yang semakin kompetitif.

Pada kesempatan tersebut, Plt Rektor UHO juga mengumumkan kebijakan baru pelaksanaan wisuda mulai tahun 2026. UHO kini menerapkan sistem wisuda berbasis kuota 750 peserta.  

“Setelah mahasiswa dinyatakan lulus yudisium, program studi dapat langsung mendaftarkan secara daring. Jika kuota terpenuhi, pendaftaran otomatis ditutup dan wisuda segera dijadwalkan,” jelas Herman.

Menurut Herman, sistem ini memberikan kepastian waktu bagi mahasiswa dan memungkinkan wisuda dilaksanakan lebih fleksibel tanpa harus menunggu periode tertentu.

Melalui kebijakan baru tersebut, UHO berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan akademik serta memberikan pengalaman pendidikan yang lebih efektif dan berpihak pada mahasiswa.

Herman mengajak para alumni untuk berpartisipasi aktif dalam program Tracer Study Alumni UHO guna mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi dan pemenuhan indikator akreditasi nasional.

Baca Juga: Prestasi Gemilang, Siswa SMKN 7 Kendari Dimaz Miftah Fais Pratama Raih Juara 1 Ajang Bergengsi Mister Teen Grand Model Indonesia

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika, panitia wisuda, serta masyarakat yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di UHO.  

“Para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater dan terus berkarya bagi bangsa dan negara,” harap Herman.

Salah seorang wisudawati, Iqra Melani Syagita, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 6 bulan dan mengikuti wisuda tanpa harus menunggu lama.

“Wisuda hari ini sangat berarti dan membanggakan orang tua. Sistem seperti ini membuat mahasiswa lebih tenang karena ada kepastian,” ujarnya.

Iqra berencana melihat peluang untuk melanjutkan pendidikan melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai langkah pengembangan karier. (B)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS