Para guru juga berhasil merancang pembelajaran berbasis data yang lebih terstruktur, berdiferensiasi, dan inklusif, dengan menggunakan teknologi microsite untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif.

Dekan FKIP UHO, Dr. Damhuri, mengapresiasi keberhasilan program ini. Menurutnya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen FKIP UHO untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah menengah.

"Kami percaya, dengan memperkenalkan teknologi adaptif dan penguatan kemampuan literasi numerasi, kami dapat membantu para guru merancang pembelajaran yang lebih tepat sasaran, berdiferensiasi, dan berpusat pada kebutuhan siswa. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Dr. Damhuri, Sabtu (23/11/2024).

Baca Juga: FKIP UHO Kendari Miliki Wakil Dekan Baru, Siap Sukseskan Visi Misi Fakultas

Melalui kegiatan pengabdian ini, FKIP UHO berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kedua sekolah tersebut secara berkelanjutan.