“Namun, juga berdampak pada roda perekonomian masyarakat Kecamatan Siompu dan Siompu Barat,” kata Dika, Senin (3/3/2025).

Para pengendara yang hendak melintas harus saling bergantian agar bisa melewati ruas jalan. Kondisi ini menyita waktu bagi mereka yang mengantar penumpang maupun yang membawa dagangan ke pasar.

“Fenomena seperti ini bukan hanya saja terjadi pada ruas jalan penghubung dua kecamatan, namun hampir seluruh jalan raya di Pulau Siompu,” ujar Dika.

Baca Juga: AKKP Wakatobi Dibiayai Pemerintah Butuh Mahasiswa Baru, Begini Persyaratannya

Dika dan warga di desanya berharap Pemkab Buton Selatan dapat merealisasikan perbaikan jalan yang menghubungkan Kecamatan Siompu dan Siompu Barat.