“Kami tidak bisa hanya mengandalkan hujan. Jika ada pompa air, produksi pertanian akan lebih stabil sepanjang tahun,” ujar Ombo.
Di bidang kelautan, warga meminta pengadaan perahu fiber untuk menggantikan perahu yang sudah usang. Mereka mengeluhkan perahu fiber yang digunakan untuk ojek laut semakin menipis dan mesin sering rusak, menjadikan perjalanan berisiko terutama saat cuaca buruk.
Aco, warga Tiworo Tengah lainnya, juga mengeluhkan kondisi jalan menuju pelabuhan rakyat yang dinilainya sudah rusak parah. Menurutnya, jalan ini sangat vital untuk distribusi hasil pertanian, perikanan, serta transportasi masyarakat.
Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, La Ode Burhanudin berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat agar dapat segera ditindaklanjuti.
Burhanudin berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan menggandeng Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Jaelani, untuk memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan.
