Baca juga: Empat Jam Hilang, Anak yang Terseret Arus Sungai di Kolut Ditemukan Meninggal
"Proposalnya saya serahkan langsung pada Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae," ujarnya.
Mantan Kasat Pol PP itu mengaku, tahun ini ada anggaran untuk pembangunan Pasar Laino sebesar Rp 10 miliar. Anggarannya bersumber dari pinjaman yang sementara berproses. Dengan anggaran itu tentunya tidak akan cukup. Diperlukan tambahan anggaran lagi. Apalagi, lokasi di Pasar Laino sangat luas, mencapai satu hektar.
"Kalau hanya Rp 10 miliar itu, paling hanya 80 kios yang dibangun. Sementara pembangunan pasar ini bukan hanya kios, tapi juga fasilitas lainnya, seperti parkiran, musala dan fasilitas lainnya," terangnya.
Ia memastikan proposal itu bisa lolos. Pihak Kemendag sangat merespon positif. Ditambah lagi akan terus dikawal oleh anggota DPD-RI, Wa Ode Rabiah Al Adawia dan Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae. (B)
