KENDARI, TELISIK.ID - Adanya rencana relokasi operasi kapal rakyat dari Pelabuhan Ferry Kendari-Wawonii ke Pelabuhan Kapal Wanci membuat para buruh resah.
Pasalnya, dengan rencana pemindahan itu terdapat ratusan orang yang menggantungkan hidupnya di pelabuhan tersebut terancam.
Salah satu perwakilan buruh pelabuhan Kendari-Wawonii, La Ode Irfan menerangkan, jika dikalkulasi jumlah buruh pelabuhan yang menggantungkan hidup, maka ada sebanyak 150 pekerja di pelabuhan itu.
"Dan semuanya itu sudah berkeluarga. Berarti ada 150 Kepala Keluarga yang terancam hidupnya jika pelabuhan itu dipindahkan," jelas Irfan di hadapan anggota Komisi III DPRD Sultra dan pihak terkait saat hearing, Rabu (27/1/2021).
Baca juga: Jadwal dan Harga Tiket KM Tilongkabila
