ASR dan Siska Pantau Langsung Sekolah Rakyat Kendari, Fasilitas Permanen Segera Difungsikan
Reporter
Selasa, 26 Mei 2026 / 9:05 pm
Andi Sumangerukka bersama Siska Karina Imran meninjau Sekolah Rakyat Kendari dengan progres pembangunan mencapai 67 persen. Foto: Ist.
KENDARI, TELISIK.ID - Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, mendampingi Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR), meninjau Sekolah Rakyat Kendari. Progres pembangunan permanen telah mencapai 67 persen.
Peninjauan bertempat di Sentra Meohai, Kelurahan Lepo-Lepo, Selasa (26/5/2026). Dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berjalan sesuai target.
Kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan pengecekan progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di kawasan Abeli Dalam. Pemerintah menargetkan pembangunan fasilitas utama dapat rampung pada Juli hingga Agustus 2026.
Di Sentra Meohai, ASR bersama Siska meninjau ruang belajar tingkat SMP serta berdialog langsung dengan para siswa. Sejumlah siswa tampak antusias mengikuti percakapan dengan gubernur, meski beberapa di antaranya terlihat malu saat menjawab pertanyaan terkait kehidupan keluarga dan pengalaman selama mengikuti pendidikan berbasis asrama.
Baca Juga: Ratusan Paket Sembako Disalurkan Bank Sultra di Tengah Kondisi Darurat Banjir Kendari
Suasana haru sempat terlihat ketika seorang siswi meneteskan air mata saat menceritakan kondisi hidupnya sebelum bergabung di Sekolah Rakyat. Momen itu menjadi perhatian rombongan yang hadir dalam peninjauan tersebut.
Usai berdialog dengan siswa, rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah fasilitas penunjang. Beberapa fasilitas yang dikunjungi antara lain Laboratorium Komputer, perpustakaan, Klinik Pratama, hingga asrama siswa yang digunakan sebagai tempat tinggal peserta didik selama mengikuti kegiatan belajar.
Dalam keterangannya, ASR mengatakan Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan dan pembentukan karakter siswa sejak dini.

“Mereka dibiasakan hidup tertib, rapi, disiplin, dan rajin. Dari kebiasaan itulah nantinya akan lahir perubahan pola hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga membentuk pola hidup yang lebih teratur melalui sistem pendidikan berbasis asrama.
Ia mengaku puas melihat kondisi lingkungan sekolah yang dinilai bersih dan tertata. Kedisiplinan siswa selama mengikuti pendidikan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.
“Alhamdulillah saya lihat anak-anak senang berada di sini. Lingkungannya juga bersih dan tertib,” katanya.
Saat ini, Sekolah Rakyat tahap awal di Kendari menampung 49 siswa tingkat SMP yang terdiri dari 30 laki-laki dan 19 perempuan. Sementara itu, tingkat SD dan SMA masing-masing direncanakan menerima 50 peserta didik.
Untuk sementara, kegiatan belajar tingkat SD dan SMA masih memanfaatkan gedung Balai Latihan Kerja sambil menunggu pembangunan fasilitas utama selesai dikerjakan.
Rombongan kemudian bergerak menuju kawasan Abeli Dalam untuk melihat progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Berdasarkan laporan di lapangan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 67 persen.
Baca Juga: SKO Sulawesi Tenggara Buka SPMB 2026, Siapkan Asrama dan Pembinaan Atlet Pelajar Berprestasi
Andi Sumangerukka mengatakan ketersediaan material pembangunan relatif aman. Namun, pengerjaan proyek masih menghadapi kendala keterbatasan tenaga kerja di lapangan sehingga proses pembangunan terus dipercepat.
“Pekerjaan dilakukan sampai jam satu malam untuk percepatan. Yang penting kualitas bangunan tetap dijaga,” tegasnya.
Sementara itu, Siska menyatakan Pemerintah Kota Kendari mendukung penuh program Sekolah Rakyat karena dinilai mampu membuka akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat kurang mampu di Kota Kendari.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota menjadi bagian penting agar program tersebut dapat berjalan maksimal serta memberi dampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS