Diduga Hamil, Jenazah Pelajar SMA 1 Kontunaga Diautopsi

Sunaryo

Reporter Muna

Minggu, 26 November 2023  /  12:30 pm

Proses autopsi pelajar SMAN 1 Kontunaga yang meninggal gantung diri. Foto: Sunaryo/Telisik

MUNA, TELISIK.ID - Jenazah pelajar SMAN 1 Kontunaga, Kabupaten Muna, Wa Ode Putri yang meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya di Desa Masalili, Kecamatan Kontunaga 6 November lalu, diautopsi Minggu (26/11/2023).

Autopsi dilakukan atas permintaan keluarga yang menduga korban mengakhiri hidupnya akibat depresi karena hamil.

Ayah korban, La Ode Bolo, mengetahui anaknya diduga hamil setelah dikuburkan. Rekan-rekannya menyampaikan bila korban di bulan Agustus lalu diperkosa saat baru pulang dari acara ramah tamah di kantor Kecamatan Kontunaga.

"Dugaan pemerkosaan itu, kita sudah laporkan ke Polres," kata Bolo.

Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin melalui Kasat Reskrim, AKP Asrun menerangkan, autopsi dilakukan untuk memastikan apakah korban benar-benar hamil atau tidak.

Baca Juga: Jenazah Korban Mbah Slamet Kini Terindikasi

"Autopsi ini bagian dari mencari alat bukti," ujarnya.

Autopsi dilakukan oleh Bid Dokes Polda Sulawesi Tenggara yang dipimpin dokter ahli forensik, dr Raja Alfatih Widya Iswara.

Baca Juga: Pemda Muna Barat Segera Pulangkan Jenazah Korban Tembak KKB di Papua Pegunungan

"Autopsi dilakukan sekitar kurang lebih 1 jam. Hasilnya, nantinya tanya ke polisi," kata dr Raja.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Kontunaga, La Ode Nazirun menerangkan, korban di sekolah dikenal sebagai anak yang ceria.

"Di lingkungan sekolah anaknya ceria, tidak pernah cerita-cerita ada permasalahan," tukasnya. (A)

Penulis: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS