Hilal Tak Muncul, Saudi Resmi Tetapkan Lebaran Jumat 20 Maret
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 19 Maret 2026
0 dilihat
Arab Saudi menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah setelah hilal Syawal tidak terlihat pada pemantauan resmi: Instagram@kabaraceh
" Pemerintah Arab Saudi melalui Mahkamah Agung secara resmi mengumumkan bahwa Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ditetapkan pada Jumat (20/3/2026) mendatang "

RIYADH, TELISIK.ID - Pemerintah Arab Saudi melalui Mahkamah Agung secara resmi mengumumkan bahwa Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ditetapkan pada Jumat (20/3/2026) mendatang.
Keputusan ini diambil setelah hasil rukyatul hilal pada Rabu malam, 18 Maret 2026 waktu setempat, tidak menunjukkan adanya penampakan bulan sabit muda di sejumlah titik pemantauan.
Dalam pernyataan resminya, Mahkamah Agung menyebut bahwa tidak terlihatnya hilal menjadi dasar untuk menggenapkan bulan Ramadan menjadi 30 hari.
Mekanisme ini dikenal sebagai istikmal, yaitu penyempurnaan jumlah hari dalam satu bulan hijriah ketika hilal tidak memenuhi kriteria visibilitas yang telah ditetapkan secara astronomis.
Baca Juga: Deretan Negara Tetapkan Awal Ramadan 19 Februari 2026
Baca Juga: Rapper Inggris Central Cee Resmi Mualaf dan Ganti Nama Jadi Akil
Melansir Beritasatu, Kamis (19/3/2026), sebelumnya, pada Selasa, 17 Maret 2026, Mahkamah Agung telah mengeluarkan seruan kepada masyarakat di seluruh wilayah kerajaan untuk turut serta dalam pemantauan hilal. Seruan tersebut ditujukan kepada para pengamat, baik secara langsung maupun menggunakan alat bantu optik, guna memastikan kemungkinan terlihatnya hilal pada Rabu malam.
Namun, laporan dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa posisi bulan belum memenuhi syarat untuk dapat diamati. Faktor ketinggian bulan, jarak sudut terhadap matahari, serta kondisi langit menjadi pertimbangan dalam memastikan visibilitas hilal pada awal bulan Syawal.
Dengan hasil tersebut, maka awal bulan Syawal 1447 Hijriah di Arab Saudi ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini sekaligus menandai berakhirnya ibadah puasa Ramadan setelah dijalankan selama 30 hari penuh oleh umat Muslim di negara tersebut.
Pelaksanaan salat Idulfitri di seluruh wilayah Arab Saudi dijadwalkan berlangsung pada Jumat pagi, sekitar 15 menit setelah matahari terbit. Waktu pelaksanaan tersebut menjadi acuan umum yang berlaku di berbagai kota, dengan penyesuaian teknis sesuai kondisi geografis masing-masing daerah. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS