DPMD Konawe Ingatkan Panitia Pilkades Serentak Kerja Profesional

Aris Syam

Reporter

Selasa, 16 Agustus 2022  /  4:50 pm

Kepala DPMD Konawe, Keny Yuga Permana mengingatkan para panitia Pilkades agar bekerja secara profesional, adil dan jujur. Foto: Aris Syam/Telisik

KONAWE, TELISIK.ID - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe mengelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Selasa (16/8/2022).

Kepala DPMD Konawe, Keny Yuga Permana mengatakan, panitia Pilkades diupayakan bekerja sesuai aturan yang telah ditetapkan dan bekerja secara profesional.

Salah satu peraturan tersebut, yaitu syarat sah pemilih, yakni warga yang terdaftar sah sebagai penduduk dan berdomisili selama 6 bulan dan dibuktikan dengan KTP atau surat keterangan kependudukan.

"Olehnya itu, jangan ada lagi ada warga yang sudah lama pindah di desa lain, hanya karena KTP masih ada di desa tempat penyelenggaraan pemilihan dan panita mengenal orangnya lalu masih dipaksakan masuk," ucapnya.

Karena Pilkades, selain diadakan pemilihan, juga melaksanakan administrasi kependudukan, sehingga hal-hal kecil diantisipasi agar tidak berdampak besar.

Baca Juga: Pj Bupati Muna Barat Tunjuk Adik Rajiun Plt Kadis Nakertrans

Saat verifikasi bakal calon kepala desa, ijazah sangat diperhatikan, mengingat pada 2019 lalu, ada dua Kades terpilih namun berhentikan akibat menggunakan ijazah palsu.

Untuk mengantisipasi hal itu, dalam verifikasi, jika ada keraguan atas berkas yang disetorkan bakal calon, panitia bisa kroscek langsung terhadap yang mengeluarkan surat-surat tersebut.

Baca Juga: Tari Lumense Go Istana, Kebanggaan bagi Masyarakat Bombana

"Kalau tidak lolos atau tidak memenuhi syarat langsung coret, karena kita satu kesatuan, panitia melaksanakan tugas dan ketika mendapatkan permasalahan pasti gugatannya larinya di Pemda Konawe, BPD dan panitia pemilihan," jelasnya.

Mengingat masyarakat saat menyalurkan hak pilihnya tidak datang bersamaan, olehnya ia menekankan agar panitia menyampaikan teknis pencoblosan secara berulang.

"Sehingga saya sangat berharap panitia untuk memperhatikan tugas dan jangan ada lagi gerakan tembahan, kerjakan tugas secara profesional, adil dan jujur," pungkasnya. (C-Adv)

Penulis: Aris Syam

Editor: Kardin