Mandala Waluya Kendari Kerahkan 575 Mahasiswa KKN Tematik di 50 Desa Konawe Selatan
Reporter
Rabu, 04 Februari 2026 / 6:47 pm
Penerimaan KKN Tematik UMW Kendari oleh Pemkab Konsel di Auditorium Kantor Bupati, Senin (2/2/2026). Foto: Humas UMW
KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari mengerahkan 575 mahasiswa pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di 50 desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan.
Program KKN Tematik UMW ini resmi dimulai setelah prosesi penerimaan mahasiswa yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Konawe Selatan, Senin (2/2/2026) siang pukul 13.00 Wita, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta pemangku kepentingan.
UMW mendorong mahasiswa KKN Tematik untuk terlibat langsung dalam program pembangunan desa yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kebutuhan lokal.
Rektor UMW Kendari, Prof. Ratna Umi Nurlila, menegaskan bahwa KKN Tematik dirancang sebagai ruang belajar nyata bagi mahasiswa sekaligus kontribusi konkret kampus terhadap masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa Mandala Waluya hadir sebagai bagian dari solusi. Mereka tidak hanya membawa program, tetapi juga mendengarkan kebutuhan masyarakat dan bekerja bersama warga,” ujar Prof. Ratna.
Menurutnya, pengalaman terjun langsung ke desa menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk membangun kepekaan sosial, kepemimpinan, dan kemampuan problem solving yang tidak diperoleh di ruang kelas.
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menyambut positif pelaksanaan KKN Tematik UMW Kendari.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ambolaa, mengapresiasi kontribusi kampus dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kehadiran mahasiswa Mandala Waluya di desa-desa diharapkan mampu memberi dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas hidup warga,” kata Ambolaa.
Ratusan 575 mahasiswa UMW Kendari akan menjalankan program KKN Tematik dalam beberapa pekan ke depan.
Melalui kerja sama dengan telisik.id, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi, media, dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat. (D-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS