SMAN 2 Kendari Raih Undangan Khusus Indonesia Student Leadership Training 2025 di Padang

Erni Yanti

Reporter

Jumat, 29 Agustus 2025  /  10:51 am

Ketua OSIS SMA Negeri 2 Kendari, Anastasya Dwi Astutiti menjadi perwakilan kegiatan di Padang. Foto: Erni Yanti/Telisik.

KENDARI, TELISIK.ID - SMA Negeri 2 Kendari kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Berdasarkan rekam jejak prestasi yang telah diraih sebelumnya, sekolah ini mendapatkan undangan khusus untuk mengikuti kegiatan Indonesia Student Leadership Training di Kota Padang, Sumatera Barat.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Proklamator Hatta Aksara Project dalam rangka memperingati ulang tahun Bung Hatta.

Diikuti oleh 100 ketua OSIS terbaik dari 25 provinsi di Indonesia, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan kepemimpinan bagi para pelajar berprestasi di seluruh tanah air.

Menariknya, dari Provinsi Sulawesi Tenggara hanya dua sekolah yang diundang langsung tanpa melalui proses seleksi, yakni SMA Negeri 2 Kendari dan MAN IC. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMA Negeri 2 Kendari.

“Alhamdulillah, SMA Negeri 2 Kendari mendapat jalur undangan karena rekam jejak prestasinya. Kami berbeda dengan peserta lain yang harus mengikuti proses seleksi dari awal,” ungkap Ketua OSIS SMA Negeri 2 Kendari, Anastasya Dwi Astuti, yang menjadi perwakilan sekolah dalam kegiatan tersebut, Jumat (29/8/2025).

Kegiatan berlangsung selama delapan hari. Selama itu, para peserta mendapatkan pelatihan kepemimpinan dari tokoh-tokoh nasional seperti Gubernur Sumatera Barat, Wali Kota Padang, anggota DPR RI, serta pemateri dari Ibu Kota.

Di hari ke tiga, peserta juga diajak mengikuti kunjungan wisata edukatif ke beberapa tempat bersejarah di Kota Bukittinggi.

Baca Juga: SMKN 3 Kendari Krisis Peralatan, Siswa Ketinggalan Teknologi Industri

Anastasia mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan bergengsi tersebut. Ia mengaku sangat senang dan terharu ketika menerima kabar bahwa dirinya terpilih melalui jalur undangan khusus.

“Ini acara yang sangat luar biasa. Hanya 100 Ketua OSIS se-Indonesia, dan dari Sultra hanya dua sekolah. Kami juga sangat didukung oleh sekolah, jadi semangat kami semakin besar,” katanya.

Menjelang keberangkatan, Anastasia telah mempersiapkan diri dengan mempelajari rundown dan materi yang akan diberikan.

“Saya tidak mau datang ke sana dalam keadaan kosong. Jadi saya belajar dulu materi-materinya,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, Anastasia menunjukkan peran aktifnya. Bahkan, pada hari kedua kegiatan, ia dinobatkan sebagai peserta teraktif dan fotonya diunggah di akun resmi HATA Aksara Project.

Dari pelatihan tersebut, Anastasia banyak mendapatkan wawasan baru tentang kepemimpinan.

“Kami diajarkan bahwa menjadi pemimpin tidak selalu harus berada di depan. Pemimpin juga bisa menggerakkan dari belakang,” jelasnya.

Ia juga berencana untuk menerapkan ilmu yang diperoleh, khususnya dalam membina anggota OSIS di SMA Negeri 2 Kendari agar lebih siap menjadi pemimpin di masa depan.

Menanggapi maraknya isu tawuran pelajar di Sulawesi Tenggara, Anastasia menekankan bahwa SMA Negeri 2 Kendari selalu menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin dan solidaritas.

“Alhamdulillah, SMA 2 Kendari tidak pernah terlibat dalam tawuran. Bahkan siswa-siswa yang dianggap ‘nakal’ justru menjadi juara satu dalam lomba supporter futsal. Ini menunjukkan bahwa solidaritas dan semangat positif lebih dominan,” tegasnya.

Selama kegiatan di Padang, Anastasia juga banyak berdiskusi dengan peserta dari sekolah lain terkait pengelolaan organisasi OSIS dan MPK.

Baca Juga: SMPN 1 Kendari Konsisten Cetak Juara OSN, Kiprah Pak Oji Tembus Panggung Internasional

Ia menemukan bahwa di beberapa sekolah, OSIS dan MPK digabung menjadi satu sistem, berbeda dengan di SMA Negeri 2 Kendari yang memisahkan keduanya.

Hal ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan ke depan dalam mengembangkan struktur organisasi di sekolahnya.

Anastasia berharap, ke depan OSIS SMA Negeri 2 Kendari bisa semakin dikenal secara nasional, terus mencetak prestasi, dan menjadi organisasi yang berdampak positif bagi siswa dan lingkungan sekolah.

“Harapan saya, OSIS SMA 2 Kendari bisa lebih dikenal lagi, dan sekolah terus mendukung semua kegiatan siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” pungkasnya. (B)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS