Stadion UHO Kendari Miliki Lintasan Lari Taraf Internasional dan Dibuka untuk Umum
Reporter
Senin, 20 April 2026 / 9:42 pm
Stadion UHO MZF Kendari yang sudah dilengkapi lintasan lari taraf internasional. Foto: Fandi Ardin/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kini membuka fasilitas running track atau lintasan lari di Stadion UHO MZF untuk masyarakat umum.
Kehadiran sarana olahraga berstandar profesional ini menjadi tambahan ruang publik bagi warga yang selama ini mencari tempat berlari dengan fasilitas yang lebih aman dan nyaman.
Lintasan tersebut dibangun menggunakan material berkualitas yang dirancang menyerupai standar atletik internasional. Permukaan trek dibuat empuk dan elastis sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan.
Karakter ini dinilai mampu membantu mengurangi risiko cedera pada sendi dan kaki, terutama jika dibandingkan dengan berlari di permukaan aspal atau jalan raya.
Baca Juga: Gubernur Sulawesi Tenggara Ganti 8 Kadis Pemprov, Berikut Daftarnya
Pengamatan telisik.id di lokasi, fasilitas running track ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 Wita. Pengunjung yang ingin memanfaatkan lintasan dikenakan tarif masuk sebesar Rp 10.000 per orang.
Hingga saat ini, sistem pembayaran masih dilakukan melalui transfer bank ke rekening Bank Sultra, pembayaran tunai belum tersedia di lokasi.
Khusus bagi mahasiswa UHO dan kegiatan pembinaan prestasi atlet, akses diberikan secara gratis pada waktu tertentu. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung pengembangan olahraga, khususnya cabang atletik di lingkungan internal.
Selain fungsi utamanya sebagai tempat berolahraga, area running track juga menawarkan suasana lingkungan yang asri.
Pepohonan yang mengelilingi kawasan stadion menciptakan udara yang relatif sejuk, terutama pada pagi dan sore hari. Kondisi ini menjadi salah satu alasan pengunjung memilih lokasi tersebut sebagai tempat beraktivitas fisik.
Salah satu daya tarik yang kerap menarik perhatian pengunjung adalah sistem penyiraman rumput atau sprinkler.
Saat aktif, percikan air membentuk efek kabut tipis yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto atau merekam video, tanpa mengganggu aktivitas olahraga yang berlangsung.
Ramainya pengunjung terlihat sejak pagi hari ketika sejumlah pelari memanfaatkan lintasan untuk latihan rutin. Sebagian lainnya datang pada sore hari untuk jogging santai sambil menikmati suasana lingkungan stadion yang teduh dan terbuka.
Kopang (19), salah satu pelari amatir, mengaku merasakan perbedaan saat pertama kali mencoba lintasan tersebut. Ia menyebut kenyamanan trek menjadi salah satu alasan dirinya memilih berlatih di lokasi ini secara rutin.
"Senang sekali akhirnya ada tempat lari yang bagus di Kendari. Track-nya enak sekali di kaki, empuk, jadi rasanya beda kalau lari di aspal. Harganya juga masih masuk akal buat fasilitas sekeren ini. Ditambah ada fotografernya yang bikin kita lari jadi semangat ," ucapnya, Senin (20/4/2026).
Pengunjung lain, Usbon (18), datang bersama rekannya pada sore hari. Ia menilai suasana di sekitar lintasan menjadi nilai tambah selain fungsi utama sebagai tempat olahraga.
Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Dibekuk di Kendari, Oknum Mahasiswa Terlibat dan Aksi Capai Puluhan TKP
"Selain buat lari, suasananya adem dan bersih. Paling suka pas sprinkler menyala, dan fotonya bagus-bagus. Jadi bisa olahraga sekalian healing. Semoga fasilitasnya terus dijaga biar awet," katanya.
Sementara itu, pihak pengelola stadion, Heriansyah (45), menyampaikan bahwa fasilitas yang masih baru ini tetap membutuhkan penyesuaian.
Ia menyebut pengelola terus berupaya melakukan pembenahan agar pengunjung mendapatkan pengalaman yang baik saat menggunakan lintasan.
"Terkait sarana prasarana, karena ini masih baru jadi mungkin masih ada kekurangan. Tapi kami berupaya agar fasilitas ini bisa berkesan bagi para pengunjung," ujarnya. (A)
Penulis: Fandi Aldin
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS