Yuk Ngaji Kendari Gelar Tafsir Cinta untuk Edukasi Muda-Mudi Sulawesi Tenggara

La Ode Andi Rahmat

Reporter

Minggu, 23 Oktober 2022  /  4:08 pm

Yuk Ngaji Kendari gelar tafsir cinta untuk edukasi muda-mudi Sulawesi Tenggara. Foto: La Ode Andi Rahmat/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID – Yuk Ngaji Kendari menggelar tafsir ayat-ayat cinta dengan menghadirkan Ustad Danial dan Ustad Daeng Mat, pendiri Yuk Ngaji Kendari sebagai pembicara. Kegiatan itu digelar di aula Dachtraco, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (23/10/2022).

Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah mahasiswa dari berbagai kampus di Sulawesi Tenggara, antaranya Universitas Halu Oleo, Universitas Muhammadiyah Kendari, kampus kesehatan dan kampus lainnya.

Ustad Daeng Mat, pendiri Yuk Ngaji Kendari menuturkan, tujuan diadakan kegiatan tersebut untuk edukasi kepada muda-mudi memaknai cinta, agar lebih dekat dengan ajaran Islam.

Baca Juga: Kabar Duka, Ayah Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu Meninggal Dunia

“Harapannya event ini menjadi penguat bagi anak-anak muda untuk lebih dekat dengan agamanya, lebih dekat dengan Islam, tentunya mencintai Allah SWT dan mencintai seluruh ajarannya,” tuturnya.

Lebih lanjut Daeng Mat menuturkan, banyak anak muda sekarang melegalisasi makna cinta agar mendekatkan kepada perilaku melanggar ajaran Islam.

“Sekarang banyak istilah anak muda yang melegalisasi aktivitas-aktivitas penghianatan atas nama cinta, agar dekat dengan orang yang bukan muhrin. Sejatihnya karena cinta ini datang dari rabb kita yang maha suci, maka harusnya kecintaan ini harus diatur seseuai ketentuan rabb kita dan bukan apa mau kita manusia,” tuturnya.

Sementara Ust Danial menghimbau kepada peserta agar lebih dewasa memaknai arti cinta, agar tidak terjebak dalam cinta yang berlebih kepada mahluk.

Baca Juga: Gelap Tanpa Lampu Jalan, Perumahan Dosen Blok X Rawan Aksi Begal

“Cintailah yang ingin kamu cintai sekedarnya saja, karena bisa jadi suatu hari nanti dia akan menjadi orang yang paling engkau benci dan bencilah sesuatu itu sekedarnya saja, karena bisa jadi sewaktu-waktu dia akan menjadi orang paling engkau cintai,” tuturnya.

Ust Danial menambahkan, cinta memiliki batasan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dan tidak boleh dilanggar.

“Sesungguhnya boleh menyayangi sesuatu akan tetapi rasa sayang itu harus dikontrol dan memiliki rambu-rambu yang ditetapkan oleh Allah SWT, jangan berlebihan, karena sesuatu yang berlebih dampaknya akan buruk. Cinta sesungguhnya adalah cinta kepada sang khalik yaitu yang mencinta kita dan menjadikan kita hidup,” tambahnya. (B)

Penulis: La Ode Andi Rahmat

Editor: Kardin