Hal serupa disampaikan Kepala Bidang SMA/SMK/PKL Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Asikin Pasiu. Dikatakan, siswa yang akan mewakili Sulawesi Tenggara di ajang ini merupakan hasil seleksi mulai tingkat sekolah, tingkat kabupaten/kota hingga tingkat provinsi.
"Peserta lomba cabang olahraga merupakan peserta yang lolos seleksi, yang asal sekolahnya bervariasi,” imbuhnya.
Haerani berharap para siswa dapat meraih medali emas di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun ini, seperti tahun lalu di ajang yang sama, Sulawesi Tenggara berhasil mendapatkan 2 medali emas di cabang karate dan silat, tahun ini mencoba dimaksimalkan lagi seperti tahun sebelumnya.
Haerani membeberkan persiapan sebelum mengikuti O2SN sudah makasimal, jadi tentunya anak-anak yang sudah menjadi juara di tingkat provinsi dan kembali berlaga di tingkat nasional karena mereka ini atlet pilihan.
