8. Dilembutkan Hatinya

Ada orang yang begitu keras hatinya, sulit menerima nasehat, tidak mau menerima kebaikan. Rasulullah SAW menganjurkan agar orang tersebut menyantuni anak yatim:

“Ada seseorang yang mengadu kepada Nabi Muhammad tentang kerasnya hati. Nabi menjawab: Silahkan beri makan orang miskin dan usap kepada anak yatim,” (Ibnu Hajar Al-Asqalani).

9. Mendapatkan Pahala

Tak hanya mendapatkan balasan untuk diri sendiri, keutamaan menyantuni anak yatim juga bermanfaat untuk orang lain, yaitu ketika kita mengerjakannya dengan ikhlas dan hanya mengharap ridho Allah SWT.