JAKARTA, TELISIK.ID - Kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi pada 2026 mengubah pola pengeluaran pengguna mobil diesel, biaya isi penuh melonjak tajam terutama pada kendaraan bertangki besar.
Kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi, khususnya Dexlite dan Pertamina Dex, berdampak langsung terhadap biaya operasional kendaraan diesel di Indonesia.
Pengguna yang selama ini mengandalkan efisiensi mesin diesel mulai merasakan peningkatan pengeluaran secara signifikan, terutama saat melakukan pengisian bahan bakar hingga penuh.
Perubahan harga ini memengaruhi berbagai segmen kendaraan, mulai dari SUV, MPV, hingga kendaraan operasional di sektor industri.
Melansir dari Moladin, Selasa (21/4/2026), harga BBM yang sebelumnya berada di kisaran Rp 14.000-an per liter kini meningkat menjadi sekitar Rp 23.900 per liter. Dengan asumsi tersebut, biaya pengisian tangki kendaraan diesel mengalami lonjakan cukup tajam.
