Jepang memiliki sekitar 17,2 juta anak dari total populasi 123,1 juta. Negara ini menjadi contoh klasik dari "super-aged society", dengan jumlah lansia yang terus meningkat. Jepang menghadapi tantangan berat dalam mempertahankan produktivitas nasional akibat minimnya generasi muda.
4. Taiwan (14,0%)
Taiwan mencatat jumlah anak-anak sekitar 3,2 juta dari 23,1 juta penduduk. Kebijakan pemerintah dalam memberi insentif keluarga belum menunjukkan hasil signifikan. Biaya hidup dan tekanan karier menjadi penyebab rendahnya kelahiran.
5. Singapura (14,4%)
Di Singapura, jumlah anak-anak hanya 844 ribu dari total penduduk 5,9 juta. Negara kota ini juga menghadapi situasi yang sama seperti Jepang dan Korea, yaitu urbanisasi tinggi, gaya hidup modern, serta tekanan pekerjaan yang menghambat keinginan memiliki anak.
