Ia menambahkan, agenda ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, tetapi juga melibatkan sekolah-sekolah di Kendari hingga universitas lain di Indonesia. Bahkan ketika pandemi melanda, kegiatan ini tetap berjalan dengan konsep hybrid, menggabungkan keikutsertaan luring dan daring.

“Setiap prodi terlibat penuh dengan berbagai tangkai lomba, semangat mahasiswa sangat luar biasa,” jelas Syahrun.

Pihak fakultas juga mendapat dukungan penuh dari Universitas Halu Oleo dalam setiap pelaksanaan program. Bentuk dukungan tersebut tidak hanya dalam hal pendanaan, tetapi juga penyediaan fasilitas.

Baca Juga: Banjir Sungai Wanggu Belum Surut Akibat Hujan Deras Beberapa Hari Terakhir, Warga Siaga

Salah satu fasilitas utama adalah gedung teater yang menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas dan menampilkan karya seni.