Oleh: Efriza

Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus dan Owner Penerbitan

TEPAT tanggal 28 Januari 2025 adalah 100 hari masa kerja dari Pemerintahan Kabinet Merah Putih (KMP) yang dipimpin Prabowo Subianto sebagai Presiden. Jika menelisik dari Hasil dua lembaga survei menunjukkan bahwa Kepuasan Publik terhadap kinerja Prabowo tinggi, misalnya, hasil Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan kepuasan publik mencapai 79,3 persen, sedangkan survei yang dilakukan Kompas menunjukkan tingkat kepuasan 80,9 persen.

Angka itu jauh lebih tinggi ketimbang tingkat kepuasan masyarakat pada 100 hari awal periode pertama kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Januari 2015, sebesar 65,1, juga melampaui kinerja 100 hari pemerintahan kedua Presiden Jokowi dan Ma’ruf Amin sebesar 61,4 persen. Bahkan, melampaui tingkat kepuasaan terhadap pemerintah pada akhir kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Juni 2024 yang mencapai 75,6 persen.

Hanya saja banyak dari orang-orang yang berada untuk membantu berjalannya pemerintahan malah memperoleh sentimen negatif dari publik. Publik menyikapi dengan nilai minus dari beragam tinjauan terhadap pejabatnya seperti sikap arogansi, dalam bekerja tidak punya terobosan, komunikasi politiknya yang buruk, bahkan yang utama banyak para pembantu presiden yang gagal menterjemahkan visi-misi presiden Prabowo. Tulisan ini ingin menggambarkan kondisi tersebut.