Katanya, minimal dengan pendidikan itu, para warga binaan tidak lagi mengulang kekeliruan yang dilakukan sebelumnya dan dari sisi ekonomi mampu menolong diri sendiri atau keluarga.

Baca juga: Positif COVID-19 di Sultra Bertambah 42 Orang, Satu Meninggal

"Saya percaya, para warga binaan yang dilatih ini, sudah mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, dibuktikan dengan sertifikat yang telah mereka dapatkan," jelasnya.

Sementara, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil KemenkumHAM) Sultra, Muslim menambahkan, jika pihaknya memiliki harapan yang sama dengan BLK Kendari, yaitu mampu mengaplikasikan ilmu yang dimiliki dengan baik untuk menolong diri sendiri atau keluarga.

"Kami tidak ingin mereka kembali lagi di sini karena persoalan yang sama seperti sebelumnya. Jadi, pendidikan keterampilan yang didapatkan ini perlu dimanfaatkan dengan baik dengan niatan yang baik pula," sebutnya.