Selain dibagi ke dalam beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara, sebagian guru juga berkeliling di perpustakaan modern guna mencari pedoman guna membuka gagasan berpikir dalam merumuskan literasi yang dibuat.

Baca Juga: Dikbud Sulawesi Tenggara Dorong Guru Maksimalkan Platform Merdeka Mengajar

Dengan adanya kegiatan tersebut, Yusmin berharap agar kekayaan literasi yang dimiliki oleh guru-guru bisa dikembangkan. Melalui kegiatan ini juga, silaturahmi antar guru-guru di Sultra akan terus terjalin antara satu sekolah dengan sekolah yang lainnya.

Wisata literasi memiliki manfaat di antaranya:

- Pengenalan terhadap berbagai sumber literasi: Guru bisa mendapatkan akses langsung ke berbagai koleksi buku, materi literasi, atau sumber daya pendidikan yang dapat mereka manfaatkan dalam pengajaran.