Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Imran Ismail menjelaskan, wisata pungut sampah melibatkan sekira 2 ribu peserta yang terdiri dari pelajar, nelayan, ASN Kota Kendari, instansi vertikal juga TNI dan Polri.
Menurutnya, pelibatan nelayan dan masyarakat sekitar agar mereka bisa menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan teluk.
Imran menjelaskan, setelah melakukan wisata pungut sampah sekira satu jam, berhasil mengumpulkan sebanyak 104 ton sampah.
"Hasil pungut sampah, para nelayan berhasil mengumpulkan 48 ton, kemudian Forkopimda, OPD, Pramuka dan TNI sebanyak 56 ton, total 104 ton," jelasnya.
Untuk aksi bersih Teluk Kendari, Dinas Perikanan memberikan reward berupa uang bagi nelayan yang berhasil mengumpulkan sampah sebagai pengganti biaya mereka tidak melaut. Reward diberikan berdasarkan jumlah sampah yang berhasil dipungut.
