"Belum semua kita rapid karena alat yang kami punya habis, tapi kami sudah minta ke Satgas Provinsi. Kita menunggu dulu alatnya, kalau alat cepat datang akan langsung dirapid," ujarnya.
16 OTG yang masuk kategori reaktif ini berasal dari Kecamatan Mawasangka Tengah 14 orang dan dari Lakudo 2 orang. Mereka memiliki riwayat perjalanan dari Ambon dan daerah luar Sultra.
Kasman mengimbau pada masyarakat untuk tetap jaga jarak dan khususnya untuk penumpang KM Nggapulu diwajibkan karantina mandiri.
Reporter: Mutarfin
Editor: Rani
