“Kami juga menemukan adanya markup anggaran, fiktif dan kekurangan volume,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekertaris DPD KNPI Kabupaten Konkep, Irfan juga menilai Kajari Unaaha tidak serius menangani perkara sistem keuangan desa (Siskeudes) di Kabupaten Konkep.
Irfan juga menyayangkan pernyataan Wakil Bupati Konkep, Andi Muh. Lutfi di salah satu media lokal, bahwa dirinya akan pasang badan terhadap seluruh kepala desa di Konkep jika terdapat masalah.
“Saya menilai Wakil Bupati Konkep sengaja membiarkan perkara pengelolaan keuangan desa di Konkep yang bermasalah tersebut hingga berlarut-larut. Salah satu contohnya, sudah ada kepala desa yang ditangkap, dalam hal ini Desa Pesue. Dimana letak pasang badannya,” ujar Irfan. (B)
Reporter: Siswanto Azis
