KENDARI, TELISIK.ID - Erwin, pria asal Muna, tetap menjahit selama 11 tahun hingga menyelesaikan S2 di UHO dan kini memiliki dua karyawan serta tiga tenaga magang.
Keterbatasan pada satu tangan tidak membuat Erwin (30) berhenti menjalankan usaha jahit yang dirintisnya sejak 2015. Dari usaha tersebut, ia kini tidak hanya bekerja untuk diri sendiri, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi orang lain.
Erwin mulai mengenal dunia jahit sejak duduk di bangku SMK. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal ketika ia memutuskan menjadikan keterampilan menjahit sebagai usaha yang terus dikembangkan.
Pada tahun yang sama saat merintis usaha, Erwin juga memulai pendidikan perguruan tinggi. Ia menjalani keduanya secara bersamaan, antara menyelesaikan pendidikan dan mengelola usaha jahit.
Erwin menempuh pendidikan S1 di Universitas Halu Oleo (UHO), Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), pada 2015 hingga 2019. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan S2 di UHO pada Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), konsentrasi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).
